Kamis, 15 Desember 2016

HANYA KAMU !

Tuan mana yang memiliki rasa yang terpenjara, semua bungkam namun bergetar ingin terucapkan.

Mata hati bicara lirih.
Aku ingin dia katanya

Satu persatu cinta menyeruak, tak terbendung sayang semua yang meluap sejadi-jadinya. Wajah malu tertutup rindu.

Aku ingin kamu kataku.

Apa yang salah dari aku, jika aku yang datang terlambat dan dia ada dari awal. Maaf jika aku meminta pilihan, bahwa sejatinya aku ingin kamu. Tapi jika saja kamu mampu memilih.

Aku pun takut. Jika bukan dia yang tersingkir, maka aku diam sediam tanpa suara aku mau kamu. Hanya bisa menjerit sekerasnya dalam bisu.

Maaf jika aku datang,bukan memintamu untuk mendua. Tapi aku mau kamu! itu kataku. Aku ingin kita menjadi satu dalam doa.

Tanpa dia. Itu saja
selengkapnya...

AKU RINDU

Aku rindu.

Harus bagaimanakah aku mengungkapnya?
Dinginku ini sengaja.
Aku tak ingin memupuk perasaan yang tak seharusnya dikembangkan, aku tak ingin mengikat yang tak mungkin ku ikat.

Tapi disisi lain, aku justru menyayangimu dengan caraku, mencintaimu dengan segala keterbatasanku. Aku tak tahu bagaimana jadinya jika senyumanmu itu dimiliki orang lain, jika tatapmu mengalih ke wajah lain, jika genggamanmu mulai erat dijemari lain, jika sikap manismu teruntuk untuk pria lain.

Aku sungguh tak tahu bagaimana jadinya.

Aku sungguh masih mencintaimu dalam diamku, mengagumi dalam heningku, menyayangimu dalam sepiku dan mendambamu dalam doaku.
selengkapnya...

Si Dia Yang Lagi Tersenyum

Entah mengapa setiap dunia menjadi gelap selalu memikirkannya, setiap berjumpa dengannya tapi aku berusaha menyimpan perasaan ini. Aku takut terlarut lagi dalam perasaan yang campur tangan dari godaan setan.

Setiap senja aku selalu berdoa agar kau selalu tersenyum menikmati udara didunia ini walaupun kita hanya sesaat disini. Aku takut sebenarnya mengatakan jujur didepanmu. Cukup saja aku menahan rasa ini sampai kita suatu ikatan suci yang di ridhoi allah.

Aku berharap allah memberi izin kita dipertemukan, hanya dialah yang memberi keputusannya. Aku berusaha menjadi lebih baik agar menjadi imam kamu hanya untuk menuntunmu sampai kita bersama sampai di surga.

Hai, engkau yang disana. semoga tidak lupa untuk bahagia. Aku akan datang menjemputmu
selengkapnya...

Menjemput Bidadari Tak bersayap

Entah mengapa setiap dunia menjadi gelap selalu memikirkannya, setiap berjumpa dengannya tapi aku berusaha menyimpan perasaan ini. Aku takut terlarut lagi dalam perasaan yang campur tangan dari godaan setan.

Setiap senja aku selalu berdoa agar kau selalu tersenyum menikmati udara didunia ini walaupun kita hanya sesaat disini. Aku takut sebenarnya mengatakan jujur didepanmu. Cukup saja aku menahan rasa ini sampai kita suatu ikatan suci yang di ridhoi allah.

Aku berharap allah memberi izin kita dipertemukan, hanya dialah yang memberi keputusannya. Aku berusaha menjadi lebih baik agar menjadi imam kamu hanya untuk menuntunmu sampai kita bersama sampai di surga.

Hai, engkau yang disana. semoga tidak lupa untuk bahagia. 

Aku akan datang menjemputmu
selengkapnya...

Copyright © 2013 Suka-Suka Blogger | Blogger Template for Bertuah | Design by Ais Bertuah